Merobah Massa!

"The future belongs to those who prepare for it today!"-Malcom X

Kata-Kata Hikmah

Manusia tercipta kerana bergerak, dan untuk bergerak. Maka bergeraklah! Maka DIA akan bersama kita, setiap orang memiliki masa-masa kepahlawanannya sendiri, maka ia perlu dihargai!"

Tazkirah

"Marilah kawan mari kita kobarkan, Di tangan kita tergenggam arah agama dan bangsa, Marilah kawan mari kita nyanyikan, Sebuah lagu tentang pembebasan tanpa pendustaan! Tiada yang tidak berubah kecuali PERUBAHAN itu sendiri!"

Lilin & Hak rakyat

Mengulas isu LILIN. Ramai orang bercakap fasal lilin. Zambry Abdul Kadir minta Ulama' PAS tegur perilaku Ir. Nizar tentang tingkah lakunya memegang lilin sewaktu memperingati kematian Teoh Beng Hock.

Isu lilin ini telah mengingatkan kita kepada kisah Amirul Mukminin atau khalifah Islam Umar Abdul Aziz. Siapa yang tak kenal Umar bin Abdul Aziz? Sosok pemimpin adil, arif, lagi berilmu. Banyak kisah teladan yang beliau tinggalkan untuk peniti kebenaran. Inilah kisah ringkasnya.

Suatu hari datanglah seorang utusan dari salah satu daerah kepada beliau. Utusan itu sampai di depan pintu Umar bin Abdul Aziz dalam keadaan malam menjelang. Setelah mengetuk pintu seorang penjaga menyambutnya. Utusan itu pun mengatakan, “Beritahu Amirul Mukminin bahawa yang datang adalah utusan Menteri Besarnya.” Amirul Mukminin dalam kontek Malaysia lebih kurang macam Perdana Menteri (PM).

Penjaga itu masuk untuk memberitahu PM Umar yang hampir saja berangkat tidur. Umar pun duduk dan berkata, “Izinkan dia masuk.”

Utusan itu masuk, dan Umar memerintahkan untuk menyalakan lilin yang besar. Umar bertanya kepada utusan tersebut tentang keadaan penduduk kota, dan kaum Muslimin di sana, bagaimana perilaku MBnya, bagaimana harga-harga, bagaimana dengan anak-anak, orang-orang muhajirin dan anshar (bolehkah ditakrifkan sebagai pendatang 'berizin' yang asalnya dari China, India dll & 'tanpa izin' seperti yang ada sekarang?) , ibnu sabil, orang-orang miskin. Apakah hak mereka sudah ditunaikan?Ada apa-apa pengaduan?

Utusan itu pun menyampaikan segala yang diketahuinya tentang kota kepada Umar bin Abdul Aziz. Tak ada sesuatu pun yang disembunyikannya. Semua pertanyaan Umar dijawab lengkap oleh utusan itu. Ketika Semua pertanyaan Umar telah selesai dijawab semua, utusan itu balik bertanya kepada Umar.

“Ya Amirul Mukminin, bagaimana keadaanmu, dirimu, dan badanmu? Bagaimana keluargamu, seluruh pegawai dan orang-orang yang menjadi tanggung jawabmu? Umar pun kemudian dengan serta merta meniup lilin tersebut dan berkata, “Wahai pelayan, nyalakan lampunya!” Lalu dinyalakannlah sebuah lampu kecil yang hampir-hampir tidak bisa menerangi ruangan karena cahayanya yang teramat kecil.

Umar melanjutkan perkataanya, “Sekarang bertanyalah apa yang kamu inginkan." Utusan itu bertanya tentang keadaannya. Umar memberitahukan tentang keadaan dirinya, anak-anaknya, istri, dan keluarganya.

Rupanya utusan itu sangat tertarik dengan perbuatan yang telah dilakukan oleh Umar, mematikan lilin. Dia bertanya, “Ya Amirul Mukminin, aku melihatmu melakukan sesuatu yang belum pernah anda lakukan."

Umar menimpali, “Apa itu?”

"Engkau mematikan lilin ketika aku menanyakan tentang keadaanmu dan keluargamu.”

Umar berkata, “Wahai hamba Allah, lilin yang kumatikan itu adalah harta Allah, harta kaum Muslimin. Ketika aku bertanya kepadamu tentang urusan mereka maka lilin itu dinyalakan demi kemaslahatan mereka. Begitu kamu belokkan percakapan kepada keluarga dan keadaanku (yakni hal peribadi), maka aku pun mematikan lilin yang milik kaum Muslimin itu."

Subhanallah, benar-benar mengagumkan! Begitu besar kesungguhan Umar dalam menjaga harta kaum Muslimin, berbeda dengan kerajaan Malaysia yang kita saksikan sekarang. Khabarnya Ketua Menteri Pulau Pinang Lim Guan Eng pun nak ikut macam Amirul Mukminin ini. Baguslah, baik dari mengidola orang lain, walaupun dia masih belum Islam.

Ingat kisah padam lilin dalam sejarah penguasa Islam itu, sebagai lambang ketidak membaziran wang rakyat! (Rujukan: Kisah Umar bin Abdul Aziz, Ibnul hakam hal. 155-156). Apakah hukum memegang lilin ini lebih besar daripada isu UMNO-BN yang merompak harta rakyat dan rasuah bermaharajalela kepada kroni. Kalau Umar Abdul Aziz amanah menggunakan harta kerajaan, adakah UMNO itu amanah pada rakyatnya? Fikirlah sendiri-Azlan Zainal.

0 comments:

Post a Comment